Segelas Minuman Tumpah

100KATA.COM – Apa yang kita lakukan saat pasangan hidup kita tanpa sengaja menumpahkan minuman di baju dan celana? Di tempat makan ramai pengunjung hingga mengundang perhatian orang seisi ruangan tersebut?

Jawaban dari setiap orang tentu akan berbeda-beda. Tergantung kondisi masing-masing orang. Tingkat kecapekan. Tingkat kebahagiaan – bisa jadi. Dan lain-lain. Mayoritas akan sejenak meledak emosinya jika tidak terkontrol. Beberapa yang lain akan langsung bad mood dan tidak nyaman, hingga makan malam itu berakhir. Mungkinkah kita mampu menikmati santap malam dalam kondisi “hati” seperti ini? Tidak.

Sebenarnya kita bisa kok, memilih untuk tetap menikmati tanpa harus mengeluarkan emosi. Karena memang sangat mungkin sekali, setuju? Bahkan tanpa harus mengubah suasana hati sedikitpun. Siapa sih yang tidak pernah salah? Setiap orang pernah melakukannya, baik sengaja ataupun tidak.

Lalu jika semua orang pernah melakukan, apa salahnya kita menganggap itu suatu kewajaran untuk dimaafkan? Sebuah sisi manusiawi yang tidak bisa dihindari: kesalahan. Jika pasangan kita memiliki sisi kesalahan, itulah sebuah kondisi yang harus kita lengkapi dan perbaiki.

Memaafkan adalah sesuatu yang luar biasa. Melupakan kesalahan, lebih hebat lagi. Akan lebih mudah menyelamatkan gelas yang hampir jatuh, daripada sebuah gelas yang terjatuh, sampai pecah berkeping-keping.

Kecuali gelasnya plastik ya, atau made in China 😀

Terima kasih untuk minuman tumpah malam ini.

Semarang, 22 April 2018